Lestari Penyu-ku Lestari Indonesia-ku

lokasiTeman-teman sering merasa bosan dalam sebuah pekerjaan? Sering juga melihat bahwa teman-teman perlu berwisata? Bahkan teman-teman juga belum pernah beriwisata (parah). Hahah Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan saya ke Ujung Genteng bersama teman saya Tyo seorang psikopat kopmania sejati.
Begini ceritanya..awalnya saya, Mbak Rizka, dan Tyo berencana ke Ujung Genteng pada tanggal 30 Juli 2010, tetapi akhirnya hanya saya dan Tyo yang jadi ke sana hahah. Nah pada hari H (31 Juli 2010) setelah saya dan Tyo bersiap diri sekitar seminggu (baik fisik maupun mental) akhirnya kami berangkat ke stasiun lempuyangan Yogyakarta. Paginya kami tak lupa untuk badminton dulu :ngakaks
Kejadian-kejadian “aneh” pun dimulai di sini.. Ketika kami sudah berada di stasiun pukul 20.00 untuk menunggu kereta Kahuripan yang akan mengantar kami ke Padalarang Bandung, ternyata e ternyata (TNT) pak stasiun dengan manisnya mengatakan

informasi..saat ini posisi kereta api kahuripan dengan tujuan akhir padalarang sedang berada di madiun..perkiraan kedatangan adalah pukul 23.00

anjr*t rese. Padahal kami sudah semangat lho dan lagi ini adalah perjalanan pertama saya dengan kereta :hammers:. Saat itu kami hanya bisa berdecak kagum :matabelo: sambil bertepuk tangan dengan penumpang yang lain :iloveinsonesia
___________________________________________________________________skip
Oke sesampainya di Padalarang kami pun langsung menuju pertigaan apaan gitu, pokoknya tempat mencegat bus ke sukabumi haha. Alhamdulilah tanpa menunggu lama kami langsung dapat bus ke sukabumi dengan harga Rp 15.000,- saja, dan saya ternyata belum bisa mencerna makan siang saya dengan baik, akhirnya muntah deh di bus.. :berbusa:.
Sebelum sampai di Sukabumi kami mengobrol dulu dengan pak kondektur yang ternyata fasih berbahasa jawa :hammers, kami pun ditunjukkan jalur tercepat yang sesat menuju surade karena kami tersesat di sana :hammer:, kami salah menumpangi bus yang ternyata itu adalah bus menuju Pel. Ratu :ngakaks
Akhirnya kami dibantu oleh ibu guru (walaupun via ojeg :hammer:) dari Cibagbagan untuk menuju pertigaan Kiara Dua yang merupakan pertigaan ke Surade. Di KiaraDua kami menunggu Elf yang ke Surade.. tak sampai satu jam :hammer: akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. Kamipun langsung naik dengan riang gembira dan di jalan langsung tidur, untung mas-mas kondektur baik hati mau membangunkan kami ketika sampai di penginapan Yasa Surade.

Sampai di Yasa Surade pun langsung ditemui kejadian aneh (lagi). Kami bagaikan bertemu Suzana dan pemngikutnya, karena ketika menemui ibu2 receptionist, beliau berpakaian serba putih dan ada lampu menyorot padanya..aje gile.. suasana horor euy :takuts Ditambah lagi si ibu bilang ke mas2 bellboy begini, “kamar berapa jang?” (nada horror), “kamar 12 buk..”, jawab mas2 bellboy. :ngakaks
Oke sampai kamar kami langsung tepar setelah solat isya’.. :malus
Keesokan pagi kami mulai berjalan2.. berawal dari Curug Cikaso bersama mas2 tukang ojeg yang hampir menipu kami, tapi untungnya kami sudah berpangalaman dalam hal tipu-menipu. Ketika di Curug Cikaso, kami bagaikan disambar petir..subhanallah.. keren banget gan air terjunnya :matabelo: mantab abis dah
__________________________________________________________________________skip
Dari Cikaso kami langsung bertolak ke Jaringao-Pangumbahan (TeKaPe KKN UGM), di sana kami bertemu kawan-kawan lama :hammer:, kami bertemu sahabat2 kopma dan kakak kelas saya. Alhamdulilah kami dibantu mas2 mbak2 KKN, ternyata e ternyata pada malam selasa itu mereka ada acara Camp Konservasi bersama adik2 SD Jaringao (CMIIW) di pantai Pangumbahan tepatnya di Konservasi Penyu. Tak elak ritual ke-Penyu-an pun berhasil kami laksanakan semua, mulai dari melepas tukik2 sampai menunggu penyu bertelur berhasil kami laksanakan..terima kasih teman-teman KKN UGM, tanpamu kami layu :hammers:

Selasa pagi jam 04.00 kami bertolak dari Konservasi menuju Jaringao untuk segera ke Lembursitu dengan Elf by pak Hendra, dalam perjalanan ke Jaringao pun kami sempat ditemani oleh gerimis yang memaksa kami untuk mengenakan jas :rain:. Perjalanan selama 90 menit pun akhirnya terlewati dengan sebelumnya mampir di masjid untuk solat subuh..sampai di pondokan KKN di Jaringao kami langsung disambut oleh sepiring nasi goreng yang dimasak oleh mbak Vemy..alhamdulilah..sekitar pukul 07.00 kami langsung naik Elf dan menuju Lembursitu dengan diiringi curhatan bapak Hendra mengenai keluarganya. Di lembursitu kami langsung ke Sukabumi dan langsung makan lalu ke Bandung dan menunggu kereta dan sampai di Jogja pukul 7.30.

Dari perjalanan kami ini, kami mendapat beberapa hal:

1. Kami jadi semakin bisa merasakan nikmat Tuhan, terutama nikmat perlindunganNya.. :matabelo:

2. Saya jadi tahu ternyata saya kurang sabar..

3. Populasi penyu hijau harus dijaga.. :army:

4. Ketika melaksakan suatu kegiatan harus sesuai rencana awal, kalau rencana itu harus dimodifikasi maka modifikasilah..

5. Backpacker-an membuat kita semakin kuat..kuat fisik, kuat mental, kuat iman.. :matabelo:

2 thoughts on “Lestari Penyu-ku Lestari Indonesia-ku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s